Saturday, February 7, 2009

tuhan

gila gue kudu bangun pagi, tapi nggak bisa, dan gue nggak punya gairah sama sekali karena gue semalam ngendon nongkrongin computer ampe elk dan jelk banget, dan akhirnya aku bangun dan pindah tidur di depan tipi tapi ketiduran didepan tipi, walah…..gila bangte gue, nggak ada peran sama sekali, aku masih mals malsan dengan secangkir kopi dan kunyalakan rokok, aku makin nggak ngerti arti hidup ini, aku loyo dan nggak gairah didera pikiran yang macam macam……….

Aku menjerit, mau di bilang apa lagi, dan mau berbuat apa juga aku pusingin, kasihan juga kepala ini boat pusing mikir masalah yang nggak ada titik temunya, jadi aku nikmatin ajah kekonyolan dan kepasrahan ini,jadi aku nggak peduli lagi dengan semua ini…aku mals juga sebetulnya buat datang meeting di easy school,tapi ini harus dan kudu…….ya akhirnya aku biasa biasa ajh menjalaninya adegan demi adegan sesuai dengan naluriku…..setelah sinetron aku lahap, aku langsung nonkrongin computer ampe pagi…gila entah apa yang gue dapatkan nggak ada sama sekali…aku nggak jelas, bisa bisa gue malah sakit ginjal banyakan duduk……..dah gue cuek ajah……
Kularikan motorku tuk larti pagi dengan misi kotor menggelembungkan keadaanku yang makin rumit lagi….sudahlah…nggak jelas juntrungnya…….gue mau nonton tipi ajah sambil tiduran cuapeek dan cuapek, minggu gini juga mau ngapain………………..
Paling nanti aku mau cari bahan dan bikin design dan mau nonglkrong di mall sebentar juga……………

Adakah cinta yang tulus kepadaku? Sumpeh gue kagak bisa mengelola apa itu cinta sebagai anugerah yhang harus gue suklurin….gue ngerasa impulsive bangte.
Adakah cinta yang tak pernah berakhir..
Selalu untuk selamanya..
Gue rasa itu mustahil, semua itu gue rasa cumin kmuflase doing……ini bukan syurga dan bukan kesempurnaan…so…..gue juga ngerasa kalo gue telah mendifusikan keadaan gue yang sebenarnya, endapan dan sediment dalam keidupan gue perasaan kagak ada apa itu cinta, semua tai, bukannya gue sok menjuge keadaan yang sebenarnya, emang gue kagak bisa menikmatinya.
Wajarlah……………………..

*****

Hari ini, entah sudah berapa hari, bulan setelah aku memberi keputusan pada diri gue dan pada detik yang terakhir, kejadian yang pahit emang anjriiiit, selalalu ajah datang dan datang bergejolak dalam hati giue, dan kenapa gue kalah dengan semua itu pada saat itu, goblognya diri gue, semua yang telah menimpaku berulang kali dan seakn aku di bodohin dan dipermainkan lagi sepanjang bulan-bulan itu. Tapi memang gue yang kerdil waktu itu, selalu mengagungkan cinta tanpa mengenal tuhan dan lupa akan kehidupan gue yang sebenarnya…Aku rasanya ingin menangis jika mengingat hal ini lagi dan mellow lagi, tapi kagklah, gue punya harga diri dan punya moral, dan gue juga punya educated dan sopan santun dalam hidup.. Sekali lagi, ini bukanlah rekayasa, tapi merupakan sisi lain dari kehidupan gue yang gila dan buta dan nggak berpedoman sama sekali, dan aku berusaha untuk menampilkannya secara menyeluruh dan apa adanya tanpa ad bas basi.

Aku, seorang anak yang dibesarkan dalam keluarga yang sederhana sekali, tanpa ada belaian seorang ibu, dan siapapun, gue hanya besar dengan jeritan angina malam yang menujsuk tulang keringku dan tubuh kurus ini seakan berkerut dengan dekapan angin Dengan umurku 37 tahun pada bulan Oktober ini, aku sudah merasakan manis pahitnya menjadi seorang “……”. Aku tipe straight act, versatile, undercover sehingga aku bukanlah tipe yang all out ke orang lain. Kisahku sebelumnya sudah pernah aku ceritakan dalam blog sebelumnya, dan saat itu aku menceritakan kehidupanku karena aku belum mengetahui dunia gue yang punya akan perasaan cinta, sebetulnya gue orangnya egois, dank eras kepala, seakan gue bisa semuanya dan segalanya dengan diri gue sendiri, karena gue orange juga nggak macam macam, jadi gue sanggup dan bisa menuruti apa kata hati gue yang nggak berlebihan.. Yang aku pikirkan adalah bagaimana caranya agar aku bisa menumpahkan perasaanku melalui sebuah tulisan dan inilah keluh kesah yang paling ampuh dalam menghibur diri gue dan gue bisa percaya akan kata hati gue, dan gue juga nggak percaya sama orang lain yang sama kentutnya bau, apa lagi ngeluh dengan dukun, sepinter apapun, dia punya jiwa licik dan kentutnya bau juga….gimana gue bisa percaya…….

Sejak tulisanku yang terakhir berjudul "Kubunuh tuhanku karena cinta" yang juga sebuah kisah nyata dalam hidupku, banyak yang mencoba mengontakku dan ingin berbagi perasaan dan bertukar pikiran tentang klehidupan yang sama denganku. Saat itu ada seseorang dari Jakarta, anak arsitek disalah satu perguruan di Jakarta, dia anaknya broken home, tapi dia bisa survive dengan dirinya sendiri, dan dia bisa mengalahkan segalanya yang ada dalam benaknya, tapi dia nggak pernah menang dalam yang satu ini dalam kehidupannya yang “…..” , berumur 28 tahun mengirimkan email serta meminta nomor telepon. Saat itu ia menyatakan bahwa apa yang aku alami sama seperti apa yang ia alami dan ia dengan BF-nya juga ikut menangis saat membaca kisahku. Kupikir, mengapa tidak memberikan nomor HP-ku, toh dia juga sudah punya boyfriend. Selama dua minggu aku terus 'diganggu' oleh teleponnya dan terakhir kali, ia memintaku untuk menjadi BF-nya. Aku cukup terkejut karena dia dengan tegas mengatakan bahwa dia sudah putus dengan BF-nya.,dan ioni gila, dia belon tahu gue yang sebenarnya dan dia hanya tahu dari segi suara saja, ini sudah buta……………….

Desta, ya, anak Jakarta yang pedofili dan voyeurism akhir akhir ini.. Seorang anak tunggal yang posesif namun keras kepala. Seseorang yang selalu menuntut tetapi tidak mau dituntut. Yang juga menulis cerita dalam blognya dan dia juga ngaku sejujurnya apa adanya agar gue tahu siapa dia yang sebenarnya, setelah aku bantu menyelesaikan naskahnya. Seseorang yang sudah all out dengan orang-orang di sekelilingnya kecuali keluarganya.
Tapi mana mungkin gue bisa mencintai dia dalam jatrak jauh, cumin kadang jujur, halusoinasi gue mengamininya, tapi apakah ini kutukkan apa permainan tuhan, apa pilihan gue yang gila, ato apa, gue dipertemukan seseorang yang imut, kayak bule, dan galanya bagi gue, cumin dia minusnya di edukatednya….gue sekan bingung menghadapi ini, anak itu lugu dan nggak tahu sama sekali dalam dunia”….” Seperti ini, tapi karena ulah gue, terpaksa dia bisa mencintai gue, ini karena pengalaman baru atau bagaimana, dia bisa masuk dalam kehidupan gue, tapi secara kejiwaan, karena latar belakang dia yang kepept, kembali lagi soal ekonomi, dia bisa karena ekonomi dan keadaan…gue suka sama suka dan hanya kita berdua yang mengakuinay, di mata orang lain kita hanya berteman…….sungguh kehidupan yang penuh kamuflase…………..

Entah mengapa aku bisa menjadi pacarnya. Kupikir, aku perlu seseorang yang bisa menjadi pendamping hidupku, tapi waktu berbicara lain.. Inilah buku harian seseorang yang telah dikhianati..atau menghiananti….disinilah aku nggak bisa cari kebenaran maupun kesalahan…….


Oktober………..tepat hari ulang tahunb gue……entah permainan apa lagi, disaat gue buntu dan nggak punya pilkihan hidup, datanglah anak imut ini…………………..

Aku berkata sama dia, aku berbuat baek kedia, pertamanya tulus dan nggak ada tujuan apapun, tapi otak ini telah mengotori jiwa dia, dan aku bilang sama dia, aku baek sama kamu bukan karena perbuatanku ini, tapi tulus, dan dia mengangguk tulus, karena dia lama lama enjoy sama kehidupanku, walaupun kadang dia takut akan terjerumus kedalam pelukanku semakin dalam, aku salut dengan dia,…dia mempunyai kesadaran, nggak akan mau terbelenggu oleh kehidupanku, dan dia masih care dengan pacarnya cewek………….

Kadang dia berontak tapi takut meninggalkan aku……aku dan dia saling sepakat….aku bisa melakukan ini karena aku sekan ingin mengisi kekosonmganku yang selama ini dicampakkan orang itu…si X tapi aku sebenarnya dah berkjannji pada diri gue kalo gue selama ini gue seakan murka pada diri gue, dan gue dengan si imut karena sex semata, belum bisa tulus dalam hati…..
Dia memintaku agar tidak berhubungan dengan dunia gay karena mereka hanya menginginkan sex semata. Ia menuntutku agar tidak usah bertemu dengan gay mana pun, bahkan ia meminta password emailku agar setiap orang yang mengirim email kepadaku dapat diketahuinya. Dia bahkan melarangku untuk sekedar chatting ataupun membalas email, bahkan milis dimanapun.

Ini benar benar pola pikir yang gila, dia yang bukan siapa siap dan nggak mengenal dunia gay, kenapa dia berfikir seperti itu?

Saat itu aku ajak ke pantai yang mayoritas orang yg datang dipantai itu adalah kaum cowok semua, dia kaget, dan nggak mau lama lama di pantai, dia langsung bangkit dari pasir, dan ngeloyor pergi.

Malam itu dia bertanya lagi kepada gue, kalo gue baek dan cinta ama dia karena boat pelarian…..ini bener bener gla………………………..sebetulnya gue akan berucap gue kasihan ke elo…dan elo punya masa depan, dan jangan masuk kedalam nirwana gue dan tinggalkan pelangi kehidupan gue, tapi apa gue rela dan sanggup, entah antara otak dan hati nggak bisa kompromi dan nggak ada etika…maafkan gue…
Elo punya porsi sendiri, dan jangan kau lengah dan lemah, tapi kalo engkau berontak aku jadi kehilangan mahkota dan seakan gue terhantam gunung meletus, perasaan apa sebetulnya yang ada pada diri hggue………….ohhhhhhhhhhhhh kehidupan yang semu dalam memilih……..

Gue kadang kagak ngaruh ama kehidupan gue yang nggak jelas bagi di luar dsana, tapi gue menikmatinya rengkuhan rengkuhan nista ini menggelayuti hidupku.

Uffffffffffff putaran ambisa gue meluap bagai roda kereta yang tak tahu arah….. dan riak air yang bergelimang ku raih kedalam regukkan kehausan, tapia pa perasaan gue? Malah gue ngedapetin aer yang keruh banget…………..

Tuhan tolong…jawab kehidupan gue, dengan bahasa apa gue harus meminta dan dengan gaya apa gue komat kamit?
Hati ini belum bisa mengakuinya…so apa dong yang ada dalam benak dan pikiran gue yang semakin sempit?
Uffffffffffffff kadang gue ngedoa, tapi gue bingung apa arti dalam do ague…..sinting memnag dan anjriiiiiiiiiiiiiit…tai asu emang…bener bener gue susah mengimprovisasikan dalam idup gue………….gue lelah dan capek, membungkus diri gue………..
Anjiiiiiiiiiiiiiiiimng…..ngumpat adalah suatu kepuasan strategis gue dalam meredakan emosi gue..kok bisa ya soalnya ini detiik gue kagak bisa mencari sugesti dalam semburat merah di barat sana…….susah sekali menrjemahkan…nggak ada seeeeeeeeeeeh yang maksa gue…tapi gue punya hati kenapa nggak Tanya ama hati gue ajah? Tapi gue akan jawab ama hati bukan pakek kepala…..otak bisa di rekayasa..kebribadian bisa di kloniong……

Mang gila gue…..gue p[unya sayap dan gue pingin terbang……..tapi gue kagak bisa ngegapainya, dan gue putus asa….? Nggak gue nggak akan putus asa, walau gue nggak bisa mngepakkan sayap gue lagiiiiiiiiii…..

Tapi apa gue bisa neh ngalahin perasaan gue yang irasional…dan kapan gue juga mau sukses memeluk gunung itu…gila dan spaneng ajah yang ada…….gue masih belum mampu menguras pikiran pikiran gue yang bergelayut seperti iblis mempermainkan Susana dan keadaan…..semua bisa mandi darah……kalo kalah…..hawa nafsu..masih menyerang gue, dan gue terbelenggu oleh borgolnya….anjriiiiiiiiiiit, ampe kapan neh………………

Apakah gue akan berjalan melenceng ajah ya..tapi diingat dari pada lurus lurus ajah nggak ada yang peduli…..dan dilupakan orang….oh…hati gue kudu hati baja dan bisa mencari keputusan sendiri dan mapunyai ilmu filsafat yang akadng bisa bikin gila dan krisi akahn kepercayaaan….

Apa gue perlu ytanya banyak orang….padahal gue dah nggak peduli sama orang orang di sekitar gue yang bau kentutnya sama, apalagi yang nggak ada etika dan moral makin bau ajah kaleeeeeeeeeeeeeeeee….so boat apa jug ague akan percaya dan gue akan jadiin acuan, belon tetu dia sepaham ma gue….narsis mah iya yang gue dapat……………pokok nggak peduli jughalah ama apa itu sevara globalnya………

Idup gue penuh memanipulasi keadaan dan nggak berenergi….weleh,

Sore di pantai kuta………………..
Apa gue akan merubah diri gue, tapi apa gue salah dan gue salah lagi…kok merubah, menyesal juga kagak ada emang ini adalah suatu pilihan dan pegangan, jadi buat apa juga…pokok segalanya indah bagi gue, ini fase gue, dan ini proses keidupan gue…..ampe bongkok dan pegel..ya semua kembali ke hati………….

Mjmmmmmm pegel menjadi jadi…capek dan pegel lagi karena duduk dan ketik ketik…..

15 oktober………………………..mmmm sudahlah…..gue tak pedulikan lagi jilatan malam yang penuh dusta, dan arogan ini, inilah porsi gue yang pantas di kaji, dan di cari solusinya, penyesalan tak akan ada habisnya, yang ada sekarang cari keputisan dan solusi, tapi kenapa dan kenapa, gue mencium pucuk pucuk kenikmatan itu tanpa ada beban, dan kenikmatan malam yang remang remang ini aku jilatin lagi tanpa ada batas…malam yang liar, mmmmmm hati gue yang putih, terjebak lagi dan gundah akan malam yang liar dan tak berujung, gelap yang telah gue gauli, dan gue genangin dengan seabrek cerita dan longsorlah kenikmatan duniawi tereguk olehku….


Gue telanjangin mat ague dan menengok untuk ngebuka debu debu yang nempel dalam otak gue yang merupakan virus alien yang sanagt mematikan, dinding dinding nafsu liar gue dengan pongahnya melesat jauh jiwa gue menuju kekeringan …………….gue semakin tercabik………ufffffff itu hanya p;rasaan gue, sehgala keputusan gue dan apapun yang gue lakuion adalah dengan akal sehat dan akal yang penuh perasaan bukan dengan kekonyolan, jadi buat apa menyesalinya, kebenaran dan kesalahan hanya terletak dalam kalbu gue……………….

xxxxxxxxxxxxxx…malam ini gue bingung lagi ama apa itu cinta…gue rasa itu hanya kobaran waktu dan nafsu belaka,,,,,,,ya itu poastiiiiiiiiiiiii
malam ini gue labilllllllllllllllllllllllllllllllll dan anonym….padahal guie dah ngaca tadi tuk mencati dan menjawab tentang ajti diri gue…..itegritas gue selama ini ngebingungin,,,itu kadang, kadang gue lemah dan nggak bisa bilang tidak…selalu bilang iya prosentasenya menjuarainya dalam pikiran gue……intelek gue jadi loyo dan nggak sepadan……….terfokus dalam dunia gue yang bobork…itu kata gue apa kata otak gue ato kata banyakkan orang yang telah tahu sel;uk beluk dan kebenaran gue……..gue lahir pakek proses kok…………
plissssssssssssssssmaka aitu gue beasumsi soal cinta malah jadi mumetttttttttttttttttttttttt kata embah gue……cuek ajah….waktu berjalan terus, boat apa mikir yang nggak ada dalam diri gue………ternyata mngelola cinta itu rumit juga…entah harus disingkirin apa harus dinikmatin sebagai anugeragh…kembali ke ati guje…..ternyata gue diti\untut untuk egois dan nggak pandang bulu……gue kudu sombong tuk menutupi kekurangan, tappi dari titik man ague mengawali kesomboingna ini/

walaupun aer pegunungan itu bener bener segar dan sejuk bangettapi gue belon bisa ngerasaiinya amp eke relung hati gue yang paling dalam……ofgggggggggggggggdemmmmbhyhjjimmjj kkkkkkkkkkkkkkkk

maka itu gue bingung dalam bertindak…..bodoh apa proses? Ya ini bukan syurgaaaaaaaaaaaa, sulit tuk mencari sahabat , dan sulit juga mencari orang yg dapat dipercaya…….itulah dunia,,,,nggak ada yng desesalinya…..makanya mape karang gue belon bisa nemuin apa itu sahabat dan gue nggak bisa ngartiin di dalamnya………….

Waktu guye benar benar tergadai sekarang……..harga diri gue nggak pantas lagi….ohhhhhhhh itu cumin kata otak kir gue, ytapi otak kana gue yakin dan yakin karena usaha gue dan ngak ngerti harus kemana?

Welehhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
Dineraka ini malam yang beriblis gue telanjang dan gue telanjang lagi………………diranjang yang tak bertuan entah kemana. Suhu yang makin panas….karena alam dank arena panas darah gue, gue remuk dan nggak punya tenaga lagi……..karena jiwaku tergerogoti.terhempaslah sudah harga diri gue tanpa cadra dan tanpa ada rasa malui dengan hati gue dan jiwa gue………

Bangsattttttttttttttttt…kuterhempas jauh dan nggak sanggup menghhitung tetes peluh gue, dan berapa yang ketinggalan dan tak terhitung, laba laba taku jariiiiing da;alam kelelahan, sulit gue menerjemahkan lagi dalam rengkuhan kemaksiatan itu lagi………………
Terlempar sudah harga diri lepas dari rohku………..ohhhhhhhhhhhhhhhhhhhh najis…..